Skip to main content

Kisah yang menyatakan Islam Teroris


Kisah Yang Menyatakan Islam Bukanlah Teroris


Cerita Repost - ISLAM TERORIS?
***
Pagi itu cuaca di Madinah masih terasa dingin.
Seperti biasa pagi di Masjid Nabawi selalu disambut oleh ratusan merpati yang menanti bulir-bulir gandum dari jamaah umroh.
Pagi itu saya sedang mencari hotel tempat akh Hasbi menginap.
Oh iya, akh Muhammad Hasbi Farouqi ini adalah sahabat saya yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Jerman.
Baru beberapa meter dari masjid nabawi, dari jauh saya melihat seorang yang saya kenal.
Akh Hasbi...,!! Panggil saya dengan suara yang sedikit keras.
Ternyata Akh Hasbi tidak sendiri. Ada beberapa orang kawan berkebangsaan Jerman bersamanya.
Mereka semua menyapa kami dengan hangat dan bersahabat.
Saya terdiam sejenak..
Pierre Vogel..
Diakah itu.? guman saya dalam hati..
Marhaban ya akhi....Kaifa haaluk.? Sapanya dengan senyum yang khas...
Dia lantas memeluk saya dan Akh Zuhdi.
Saya terperangah...
Bagaimana kabar dakwah di jerman.? Tanya saya spontan
Alhamdulillah semua berjalan lancar.
Jawabnya dengan senyum...
Setelah berkenalan kami langsung bersama-sama mencari sarapan pagi dan menuju hotel
Di hotel dia banyak cerita soal dakwah di Jerman, katanya, "Dakwah di Eropa tidak mudah. Disana masyarakatnya kritis, namun sekali engkau mematahkan argumen mereka, maka mereka akan mengikutimu".
Selama beberapa hari di madinah saya menyempatkan waktu untuk bincang-bincang ringan bersama beliau. alhamdulillah tambah pengalaman lagi. Apalagi beliau sangat ramah dan humoris, sehingga semua berjalan santai.
Iya, namanya Pierre vogel, dahulu dia seorang penganut kristiani, petinju dan sosok yang sangat membenci islam. Namun hidayah murni di tangan Allah. Setelah sekian lama dalam pencaharian beliau memutuskan untuk memeluk islam.
Sejak masuk islam beliau disibukkan dengan belajar dan berdakwah.
Banyak masyarakat Jerman yang mendapat hidayah melalui perantara beliau.
Satu hal yang saya kagumi dari beliau, yaitu kesungguhan beliau dalam mempelajari islam. Beliau menguasai bahasa arab dengan baik. Kemanapun beliau pergi, beliau selalu mendengarkan kajian melalui i pod miliknya. Akhlak beliau juga sangat mencerminkan kemuslimannya.
Suatu hari di tahun 2011 saat sedang mempresentasikan agama islam di hadapan rakyat Jerman yang kebanyakan menganut agama kristiani dan komunis, tiba-tiba ada seseorang yang teriak "ISLAM? ajaran teroris apakah masih laku!?"
Vogel pun dengan senyum dan memanggil orang itu untuk naik ke atas mimbar, lalu di hadapan ribuan pengunjung ia berkata kepada ribuan audiens,
Perang Dunia Pertama 17 juta orqng tewas, apakah disebabkan oleh orang islam.?
Perang Dunia Kedua 50-55 juta tewas, apakah disebabkan oleh perbuatan orang Islam. ?
Di Nagasaki bom atom menewaskan lebih dari 200 ribu orang, apakah disebabkan oleh orang Islam.?
Perang di Vietnam telah menyebabkan lebih dari 5 juta orang tewas, apakah pelakunya Muslim?
Perang di Bosnia / Kosovo yang menewaskan lebih dari 500 ribu tewas, apakah pelakunya Muslim?
Perang di Irak (sejauh ini) telah menelan korban 1,2 juta orang, apakah disebabkan oleh orang Islam.?
Apakah anda masih berpikir bahwa Islam adalah masalah, apakah Islam Teroris?!
Silahkan Jawab?
Seharusnya kalian berfikir, kenapa islam difitnah, itu tandanya ada sesuatu yang tersimpan di dalamnya, kalian bisa menciptakan produk terbaik untuk dunia ini apakah kalian tidak bisa memaksimalkan akal kalian untuk mencari kebenaran tersebut..!!??
Jangan katakan nanti anda berfikir bila kalian bisa membuat sesuatu saat ini, iya saat ini juga silahkan anda fikirkan!!!
Lalu vogel mengutip ayat al quran dan hadits nabi
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Jangan menimbulkan kerusakan di muka bumi," Mereka berkata, "Mengapa, kami hanya Ingin membuat perdamaian" (Al Qur'an 02:11)
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Siapa pun yang mengajarkan seseorang pada kebaikan, maka dia akan meraih pahala yang sama dengan pelaku kebaikan tersebut)
(Sahih Muslim)
Akhirnya ratusan hadirin mengucapkan syahadat, diikuti dengan pekikan takbir yang menggema.
Hingga kini ribuan warga jerman telah masuk islam di bawah bimbingannya.
Semoga Allah senantiasa menjaga beliau.
Sekian.
      Sumber: Facebook.com/onjumuah
      Related Post

      Comments

      Popular

      Kisah Tukang Rujak tentang Bersyukur, Bersabar dan Berdoa

      KISAH INSPIRATIF- "Nikmat dan Rezeki" Tahun 2013 Kemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko tempat saya bekerja. Masih penuh gerobaknya, buah-buah tertata rapi. Kulihat beliau membuka buku kecil, rupanya Al Quran. Beliau tekun dengan Al-Qurannya. Sampai jam 10 hujan blm berhenti. Saya mulai risau karena sepi tak ada pembeli datang. Saya keluar memberikan air minum. “Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak… ” .. “Mana masih banyak banget.” Beliau tersenyum, “Iya nak.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jawabnya. “Aamiin,” kataku. “Kalau gak abis gimana, Pak?”. tanyaku. “Kalau gak abis ya risiko, Nak.., kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga, mereka juga seneng daripada kebuang. kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum. “Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi. “Alhamdulillah nak… Berarti rej...

      Kisah Luar Biasa Seorang Ibu dengan 7 anaknya

      Alkisah, beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Di sampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan. ”Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?”, tanya si pemuda. “Oh… saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke-2”, jawab ibu itu. ”Wow, hebat sekali putra ibu”, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak. Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahunya, pemuda itu melanjutkan pertanyaannya. ”Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapore tadi, putra yang ke-2 ya bu? Bagaimana dengan kakak adik-adiknya?” ”Oh ya tentu”, si Ibu bercerita: ”Anak saya yang ke-3 seorang dokter di Malang, yang ke-4 kerja di perkebunan di Lampung, yang ke-5 menjadi arsitek di Jakarta, yang ke-6 menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke-7 menjadi Dosen di Semarang.” Pemuda tadi diam, hebat ib...

      Kisah Ibrahim dalam Surat Assyua'araa 69-89

      Mari kita simak kisah indah dari nabi Ibrahim yang dituturkan oleh Allah Subhaanahu Wataala dalam Surat Assyua'araa, semoga bisa menjadi bahan renungan buat kita semua didalam menjalani kehidupan dipagi hari yang cerah ini. "Dan Bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim"(69) ketika Ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya "apakah yang engkau sembah?"(70) mer menjawab "kami menyembah patung-patung yang kami pahat sendiri dan kami senantiasa tekun menyembahnya"(71) Ibrahim melanjutkan "apakah patung-patung yang kamu sembah itu mendengarkan doa-doamu sewaktu engkau berdoa kepadanya???(72) atau dapatkah Patung-patung itu memberi manfaat kepadamu atau memberi Mudharat???(73) Mereka menjawab "bukan karena itu kami menyembahnya, sebenarnya kami mendapati (mengikuti) nenek moyang kami berbuat demikian"(74) Ibrahimpun berkata "maka APAKAH kamu telah MEMPERHATIKAN apa yang selalu disembah oleh engkau dan nenek moyang yang terdahulu??...